Header Ads


Sindikat 'Saracen' Kelompok Penyebar Kebencian demi Keuntungan

Sindikat 'Saracen' Kelompok Penyebar Kebencian Demi Keuntungan

Begitu banyaknya ujaran kebencian di Medsos semakin membuat resah masyarakat Indonesia hingga kepolisian pun turun tangan menelusuri setiap sudut akun yang menyebarkan kebencian.

Sindikat Saracen

Terdapat Nama Sri Rahayu Ningsih sebuah akun di Facebook alias Sasmita harus menanggung akibatnya karena terbukti telah melakukan kegiatan ilegal di dunia maya, seperti membuat akun palsu serta menyebarkan kebencian demi keuntungan pribadi.

Sasmita yang ditangkap di Cianjur merupakan salah satu anggota penebar kebencian dan SARA bernama Saracen. Sejak nama ini disebutkan oleh Sasmita, Warganet pun dibuat penasaran dengan kelompok tersebut.


Diungkapkan oleh Satgas Patroli Siber yang sejauh ini telah menangkap 3 anggota sindikat Saracen termasuk Sasmita, dia adalah JAS (32) yang merupakan ketua Saracen dan MFT yang menjadi Koordinator Bidang media dan Informasi.

"Kelompok Saracen memiliki struktur sebagaimana layaknya organisasi pada umumnya dan telah melakukan aksinya sejak bulan November 2015," ucap Kasubdit 1 Direktorat Tindak 

Sindikat Saracen sendiri dibentuk sebagai layanan jasa dalam dunia maya, beredar isu Mereka pernah dipesan khusus untuk menjatuhkan lawan politik dengan bayaran Rp. 100 Juta.

Secara umum mereka menerima jasa pembuatan akun untuk kepentingan pribadi, kelompok maupun organisasi baik secara real maupun anonymous (samaran).

No comments

Powered by Blogger.