Header Ads


Kebenaran dibalik kasus Penusukan Hermansyah, Penegak Hukum Terlibat ?

Kebenaran dibalik kasus Penusukan Hermansyah, Penegak Hukum Terlibat ?

Keterlibatan ahli telematika, Hermansyah sebagai saksi dalam kasus chat Rizieq meninggalkan pertanyaan yang sulit untuk dijawab ditambah Kasus penusukan terhadapnya yang dilakukan pelaku berjumlah 5 orang di Tol Jagorawi.

Kebenaran dibalik kasus Penusukan Hermansyah

Ada pendugaan bahwa Hermansyah terpaksa dihabisi untuk mencegah dirinya menjadi saksi mata dalam kasus percakapan Via WhatsApp berkonten pornografi yang melibatkan pimpinan FPI Rizieq dengan Firza Husein.

Lantas siapa dan apa motif dibalik penusukan ini ? 

Hingga berita ini diturunkan (10/7) oleh Hariananalisa, kepolisian belum bisa memberi kesimpulan terhadap kasus penusukan Hermansyah yang dikatakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya kombes, Argo Yuwono.

Dari Pihak keluarga juga meminta kepolisian untuk memindahkan Hermansyah dari rumah sakit Hermina, Depok ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat dengan alasan yang tidak jelas. Bila disimpulkan keluarga takut akan keselamatan nyawa Hermansyah yang bisa saja diincar kembali oleh pelaku lainnya.


Kronologi kejadian di Tol Jagorawi ?

Saat Hermansyah dan adiknya hendak pulang ke Jakarta dengan dua mobil berbeda melalui tol Jagorawi, tak berselang lama sebuah mobil sedan mengejar adik hermansyah hingga terjadi kebut-kebutan.

Hermansyah yang merasa cemas, terus membuntuti mobil sedan pelaku. Diluar dugaan teman mobil sedan pelaku lainnya menyerempet Hermansyah dari belakang dan memaksanya menepi.

Hermansyah dipaksa untuk keluar dan dihajar oleh lima orang pelaku dan terjadi penusukan oleh salah satu pelaku yang membawa sajam.

Berita pun ditambah heboh dengan unggahan foto opini yang mengatakan terjadinya persengkolan pihak jahat yang ingin melenyapkan Habib Rizieq Husein dan mengatakan inilah alasan kuat kenapa Habib Rizieq tidak berani Pulang Indonesia.

Apakah benar yang ingin menganggu kebenaran kasus Rizieq melibatkan oknum-oknum terkait hingga penegak hukum? Betul atau tidaknya hanya waktu yang dapat menjawab. 

No comments

Powered by Blogger.